Mirip Daging Asli! Jepang Bikin Wagyu Sintetis Pakai Printer 3D
Jakarta - Ilmuwan Jepang berhasil membuat daging sapi wagyu sintetis yang diolah di laboratorium menggunakan teknologi printer tiga dimensi (3D). Meski artifisial, produk daging ini sangat mirip dengan daging asli.
Wagyu ini diklaim mengandung semua yang kita harapkan ada dalam daging steak, termasuk protein, lemak, rasa dan sensasi menggigit daging, bahkan ada pembuluh darahnya. Daging artifisial ini juga dibuat agar lebih ramah lingkungan.
Baca juga: Bill Gates Ingin 'Haramkan' Daging Sapi
Meski teknologi pangan meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, steak yang dibuat menggunakan printer 3D masih punya kekurangan, terutama dari segi struktur kompleks daging sapi seperti yang asli berasal dari hewan.
Dikutip dari Futurism, para peneliti di Universitas Osaka membahas hal ini dalam studi terbaru mereka, dan kemudian melaporkan bahwa mereka mampu memproduksi daging sapi sintetis dengan struktur yang realistis menggunakan metode pencetakan 3D.
Ada dua jenis sel induk sapi yang digunakan sebagai bagian dari proses pembuatan daging ini. Kedua sel tersebut ditumbuhkan dan kemudian dibuat menggunakan bioprinting.
Produk akhir dari proses ini adalah sistem pencetakan daging sapi yang dapat digunakan untuk menghasilkan produk daging sapi yang disesuaikan, termasuk steak Wagyu marmer yang populer dan kompleks. Konfigurasi lain untuk membuat jenis wagyu berbeda, misalnya dengan kandungan lemak yang lebih rendah. juga dapat dibuat dengan cara ini.
Daging sapi wagyu adalah jenis daging sapi mahal asal Jepang yang sangat dicari. Wagyu berbeda dari jenis daging lainnya yang lebih murah karena lapisan lemaknya yang luas di jaringan otot, sehingga memberikan tekstur unik.
Seiring meningkatnya konsumsi daging, beternak hewan termasuk sapi, dalam beberapa tahun belakangan semakin disorot karena berkontribusi pada masalah perubahan iklim.
Karenanya, daging budidaya yang dibuat di laboratorium, disebut-sebut sebagai solusi masalah iklim dan lingkungan yang ditimbulkan dari pemeliharaan ternak.
Permintaan daging di seluruh dunia diprediksi akan naik 70% pada 2025, dan produksi daging sintetis secara masal diperkirakan akan mampu memenuhi gap rantai pasokan produk daging.
Baca juga: Israel Mulai Produksi Daging Sintetis Pertama di Dunia
AT Kearney memperkirakan bahwa pada 2040, 60% daging yang dikonsumsi di dunia akan digantikan oleh daging sintetis atau daging berbahan dasar nabati. Hal ini dikarenakan sudah banyak negara di dunia yang berfokus pada dampak peternakan terhadap lingkungan.
Aktivitas peternakan dan konsumsi daging diketahui dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, sebagai alternatif pengurangan emisi dan kebutuhan para vegan, daging sintetis menjadi tren baru di banyak negara.
Simak Video "Masak Masak: Bikin Rendang Sultan Bareng Dims The Meat Guys"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/asj)
daging sintetis wagyu daging wagyu daging buatan teknologi pangan
Israel Mulai Produksi Daging Sintetis Pertama di Dunia
Keren! Vending Machine Daging Wagyu Sudah Ada di Pedesaan Jepang
Caviar, Foie Gras hingga Wagyu, Menu Pesta Ultah Pernikahan Maia Estianty
Beras Shirataki-Wagyu Mau Kena Pajak, Restoran Kena Dampak
Daging Wagyu cs Mau Kena Pajak, Bisnis Restoran Bisa Terpukul
Melihat Proses Pembuatan Daging Sapi Kobe yang Paling Mahal di Dunia
10 Makanan yang Bisa Buat Pria Makin Perkasa di Ranjang
detikHot
Posan Tobing Gugat Label Internasional soal Royalti Lagu 'Sayang'
Terbaru, Garuda Indonesia Layani Terbang Jalur Vaksinasi ke Singapura
Virgil Abloh Meninggal, Ini 8 Karyanya yang Paling Ikonik
Panas! Keane Vs Carragher Debat soal CR7, Hasselbaink Senyum-senyum
detikInet
Debat Netizen Pemenang Ballon d'Or: Messi, Lewandoski, Salah, atau CR7?
Akhirnya Suzuki Ikut Produksi Mobil Listrik: Meluncur 2025, Harga Rp 127 Juta
detikSport
Ganesha Warriors, dari Karawang untuk Basket Indonesia
Komentar
Posting Komentar