Memilih Kolam Untuk lele Bioflok
Salah satu bagian penting dalam budidaya lele bioflok yaitu kolam. kolam merupakan tempat untuk menampung air sebagai habitat lele. bioflok merupakan sistem budidaya intensif sehingga pemilihan kolam yang sesua sangat diperlukan karena apabila salah pilih sistem tidak akan berjalan dengan baik dan berujung pada kegagalan.

Sistem bioflok menggunakan kolam bundar sebagai tempatnya. Kolam bundar dipilih karena memiliki keunggulan yang cocok dengan sistem bioflok. Sebenarnya sistem bioflok juga dapat menggunakan kolam bentuk lain seperti kolam persegi panjang, kolam kotak, atau kolam jenis yang lain akan tetapi membuat sistem tidak sempurna sehingga memperbesar potensi kegagalan.
Didalam bioflok air perlu diaduk menggunakan aerator agar kondungan oksigen dalam air menjadi merata dan tinggi. Pada kolam bundar aerator ditempatkan di tengah kolam agar bisa menjangkau keseluruh bagian kolam. Sedangkan apabila menggunakan kolam kotak dan aerator ditempatkan di tengah, oksigen akan sangat sulit menjangkau bagian sudut kolam, sehingga akan terjadi penumpukan amoniak yang dapat menyebabkan ikan keracunan.
Selengkapnya baca Disini

Sistem bioflok menggunakan kolam bundar sebagai tempatnya. Kolam bundar dipilih karena memiliki keunggulan yang cocok dengan sistem bioflok. Sebenarnya sistem bioflok juga dapat menggunakan kolam bentuk lain seperti kolam persegi panjang, kolam kotak, atau kolam jenis yang lain akan tetapi membuat sistem tidak sempurna sehingga memperbesar potensi kegagalan.
Didalam bioflok air perlu diaduk menggunakan aerator agar kondungan oksigen dalam air menjadi merata dan tinggi. Pada kolam bundar aerator ditempatkan di tengah kolam agar bisa menjangkau keseluruh bagian kolam. Sedangkan apabila menggunakan kolam kotak dan aerator ditempatkan di tengah, oksigen akan sangat sulit menjangkau bagian sudut kolam, sehingga akan terjadi penumpukan amoniak yang dapat menyebabkan ikan keracunan.
Selengkapnya baca Disini
Referensi
Komentar
Posting Komentar