Cara Bertanam Hidroponik DFT (Deep Flow Technique)
Hidroponik DFT (Deep Flow Technique) merupakan jenis hidroponik yang menerapkan aliran nutrisi secara kontinyu. Selain hidroponik DFT ada hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) yang juga menerapkan konsep aliran nutrisi secara kontinyu. Pada hidroponik NFT nutrisi dialirkan secara tipis atau dangkal seperti film sedangkan aliran pada DFT lebih dalam sekitar 4 - 5 cm. Penerapan nutrisi yang dalam ini seperti pada hidroponik rakit apung. Jadi DFT juga dapat dikatakan sebagai hidroponik rakit apung yang disirkulasikan.
DFT dikembangkan dengan tujuan mengatasi kekurangan pada hidroponik rakit apung maupun hidroponik NFT. Kedua jenis hidroponik tersebut sebenarnya sudah baik tetapi nasih terdapat beberapa kekurangan. Saat ini DFT banyak dikembangkan karena dinilai praktis dan dapat digunakan untuk menanam dalam jumlah yang banyak. Hidroponik DFT dapat disusun secara horizontal maupun secara berundak undak sehingga efisien diterapkan dilahan yang sempit.

Prinsip yang diterapkan dalam hidroponik DFT yaitu mensirkulasikan larutan nutrisi dalam aliran sistem tertutup. Dalam hidroponik DFT ada dua bagian yaitu bagian media tanam dan bagian tandon nutrisi serta alirannya.
Pada bagian media tanam dapat menggunakan pipa paralon atau talang air yang diberi lubang pada bagian atas serta ditempatkan netpot pada lubang tersebut. Tanaman diletakan pada netpot yang telah diberi media tanam sehingga tanaman dapat berdiri dengan tegak.
Selengkapnya baca disini
DFT dikembangkan dengan tujuan mengatasi kekurangan pada hidroponik rakit apung maupun hidroponik NFT. Kedua jenis hidroponik tersebut sebenarnya sudah baik tetapi nasih terdapat beberapa kekurangan. Saat ini DFT banyak dikembangkan karena dinilai praktis dan dapat digunakan untuk menanam dalam jumlah yang banyak. Hidroponik DFT dapat disusun secara horizontal maupun secara berundak undak sehingga efisien diterapkan dilahan yang sempit.
Prinsip Hidroponik DFT (Deep Flow Technique)

Prinsip yang diterapkan dalam hidroponik DFT yaitu mensirkulasikan larutan nutrisi dalam aliran sistem tertutup. Dalam hidroponik DFT ada dua bagian yaitu bagian media tanam dan bagian tandon nutrisi serta alirannya.
Pada bagian media tanam dapat menggunakan pipa paralon atau talang air yang diberi lubang pada bagian atas serta ditempatkan netpot pada lubang tersebut. Tanaman diletakan pada netpot yang telah diberi media tanam sehingga tanaman dapat berdiri dengan tegak.
Selengkapnya baca disini
Referensi
Komentar
Posting Komentar